BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Dradjad Hari Wibowo, Dr., Ir., M.Ec.
Ekonom INDEF, Politikus PAN
Cegah Dulu Covid-19 Tak Meluas

Jika tidak melakukan intervensi kesehatan untuk mengatasi wabah virus Corona maka akan terjadi ledakan jumlah pasien dan jauh di atas kemampuan sistem kesehatan.  Jika terjadi seperti ini maka tidak ada ekonomi yang bisa diselamatkan. Ini sudah pernah dialami oleh dunia sebelumnya.

Bagaimana jika negara mampu melakukan pencegahan? Jadikan penanganan dan pencegahan wabah virus Corona sebagai penggerak ekonomi. Jika membangun banyak ruang isolasi maka akan meningkat permintaan untuk AC split, tempat tidur dan lain-lain. Hal in akan memicu permintaan di sektor industri.

Saat belanja besar-besaran untuk sektor kesehatan maka akan memicu industri turunan. Penggunaan disinfektan bisa meningkatkan permintaan akan alkohol yang dibuat dari tebu. Di tengah ancaman krisis, penanganan wabah bisa menggerakkan ekonomi.  

Saat lock down apakah ekonomi akan berhenti? Lockdown dilakukan jangan terlalu luas dan serahkan kepada ahlinya. Mereka akan mengukur berapa luas lock down harus dilakukan, terutama di zona merah.

Mengenai rupiah dan indeks harga saham gabungan, sulit diprediksi, tergantung pada kedalaman wabah dan kepanikan yang ditimbulkannya. Para investor menghitung segala kemungkinan sehingga timbul spekulasi. Yang penting pemerintah perlu mengambil langkah yang profesional dan menenangkan pasar. 

Kita baru berada di level ancaman wabah, belum sampai di wabah. Kalau wabah tidak terkendali maka tidak ada model ekonomi yang bisa memprediksi. Jangan sampai terjadi seperti di Wuhan

Mengenai pelonggaran defisit APBN, hal itu diketok palu di DPR. Ini merupakan langkah terakhir untuk mengatasi wabah virus Corona. Jangan buru-buru menerapkan defisit anggaran tetapi juga jangan ditutup peluangnya. Sebaiknya realokasi anggaran dulu. Kalau sudah mendesak baru melebarkan defisit.

Yang penting pemerintah bisa mencegah ledakan pasien sehingga pemerintah tidak perlu mengalami ledakan anggaran. Kebijakan Bansos hanya jadi panadol yang menurunkan demamnya saja tapi intinya harus pencegahan wabah.

Kita mengapresiasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Refocussing Kegiatan, Realokasi Anggaran serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Arahnya sudah benar. Tapi pelaksanannya harus diawasi dan dijalankan oleh pemerintah pusat, tidak diputuskan oleh satuan kerja.  (msw)

SHARE ON
close
alternative title

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Gigin Praginanto

Pengamat Kebijakan Publik, Wartawan Senior

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

FOLLOW US

Eks Sekretaris MA Nurhadi Hadapi Putusan Praperadilan             Partai Gerindra Umumkan Riza Patria Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta             Jaksa Agung Sebut Tragedi Semanggi Bukan Pelanggaran HAM             Pemerintah Maju Mundur Tangani Covid-19             Cegah Dulu Covid-19 Tak Meluas             Beri Stimulus Sektor Lain, Tak Perlu Melulu Rupiah             Relaksasi Perpajakan Sebagai Pelampung             Antisipasi Stok Pangan dan Gejolak Harga