21 Karyawan Positif Corona, Semua Produk Unilever Diinkubasi Selama 14 Hari
berita

Sumber Foto: wartakota.tribunnews.com

05 July 2020 14:30

Watyutink.com - Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman mengatakan semua produk buatan PT Unilever Indonesia Savoury Factory akan menjalani proses inkubasi dan sterilisasi selama 14 hari. Hal ini menyusul temuan 21 karayawan Unilever positif terinfeksi virus corona atau Covid-19. 

Saat memberikan keterangan, Jumat (3/7/2020) Adhi tindakan ini merupakan good will perusahaan. Nantinya setelah melalui proses inkubasi dan sterilisasi, produk dari perusahaan yang berlokasi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat itu dipastikam aman. Meskipun menurut Adhi, berdasarkan penjelasan Badan Kesehatan Dunia atau Wolrd Health Organization (WHO) hingga saat ini tidak ditemukan adanya penularan virua corona melalui makanan. 

Pihak Unilever juga dilaporkan telah melakukan tes polymerase chain reaction atau PCR terhadap seluruh karyawan. Selain itu perusahaan juga menutup pabrik untuk sementara waktu dan merumahkan seluruh karyawan. Proses produksi juga dihentikan untuk sementara. 
 
Sebelumnya, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, menyatakan sebanyak 36 orang di lingkungan PT Unilever Savoury Factory di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah merinci, 21 orang merupakan karyawan Unilever dan 15 orang adalah keluarga karyawan. 

Saat memberikan keterangan, Jumat (3/7/2020) Alamsyah menambahkan pihaknya telah menetapkan area pabrik Unilever sebagai klaster baru penyebaran virus corona. Saat ini 36 orang yang dinyatakan positif corona telah menjalani perawatan di rumah sakit dan melakukan isolasi mandiri. Sedangkan 265 karyawan Unilever juga telah melakukan tes swab. 

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 bersama manajemen perusahaan juga tengah melakukan pelacakan. Hal ini untuk mencari kemungkinan penularan Covid-19 terhadap 500 karyawan lainnya. 

PT Unilever Savoury Factory diketahui telah beroperasi di kawasan industri Jababeka, Cikarang, Kabupaten Bekasi sejak 2015.  Sehari-hari, pabrik tersebut memproduksi kecap dan sejumlah bumbu masak. Director of Goverment and Corporate Affairs Unilever Indonesia, Sancoyo Antarikso menjelaskan saat didirikan, pabrik bernilai investasi Rp820 miliar dengan kapasitas 330 ribu ton per tahun.

Produk yang sudah beredar di pasaran gimana, aman nggak? 

Tetaplah kritis membaca berita! 

SHARE ON

search
close

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Gigin Praginanto

Pengamat Kebijakan Publik, Wartawan Senior

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia