AS Siapkan Senjata Energi Gelombang Mikro untuk Lumpuhkan Drone Musuh
berita

Sumber foto: Dok. Kementerian Pertahanan AS

06 October 2019 10:44

Watyutink.com – Untuk menangkal serangan drone agar tidak terulang kembali, pemerintah AS akan memasang PHASER, senjata pertahanan dengan gelombang energi, di garis pertahanan beberapa negara,  termasuk Timur Tengah.

Kebijakan ini dipicu oleh serangan drone oleh milisi Houthi ke pengolahan minyak mentah di Arab Saudi, 14 September 2019, yang membuat Pentagon marah.

Michael Jirjis, yang memimpin eksperimen PHASER, mengatakan beberapa PHASER akan berada di garis depan di daerah-daerah konflik di dunia di mana drone musuh menjadi ancaman, termasuk Korea Utara, Afrika, Ukraina dan — yang terbaru — Timur Tengah.

"Saat ini kami telah memberikan beberapa mesin untuk digunakan dalam uji coba di luar negeri dan sedang bekerja untuk mendukung berbagai pangkalan," kata Michael Jirjis kepada Popular Mechanics baru-baru ini di Washington. "Kami tidak dapat mengatakan lokasi spesifik mana saat ini."

Dalam video yang dilansir Angkatan Udara AS, mesin yang disebut HPM (high power microwave) dilengkapi radar untuk menembakkan gelombang mikro ke drone yang melintas. Drone yang terkena akan terbakar dan jatuh.

Angkatan Udara AS menghabiskan 16,28 juta dolar AS atau setara Rp228 miliar dengan kurs Rp14.000/1 dolar AS untuk satu prototipe PHASER sistem dengan gelombang mikro berdaya tinggi untuk uji coba selama 1 tahun ini. Tes tersebut dijadwalkan selesai pada 20 Desember 2020.

Senjata dilawan dengan senjata tidak akan ada habisnya. Merangkul lawan akan lebih efektif dalam memadamkan peperangan. Bukan begitu?

Tetaplah kritis membaca berita!

(msw)

SHARE ON

search
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Gigin Praginanto

Pengamat Kebijakan Publik, Wartawan Senior

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

FOLLOW US

Jelang Pengumuman Kabinet, Mahfud MD Datangi Istana             Pelantikan Presiden, Stasiun Palmerah – Tanah Abang Tak Layani Penumpang Rute Rangkasbitung             Prabowo-Sandi & Rombongan Akan Hadiri Pelantikan Jokowi             Perkuat Investasi, Industri dan Ikatan Kewilayahan di ASEAN             Perubahan Nomenklatur Tak Efektif dalam Jangka Pendek             Ketergantungan pada Komoditas Dikurangi, Perbanyak Industri Olahan Berbasis Komoditas             Setia Ekspor Komoditas Alam, atau Diversifikasi Ekspor?             Perlu, Optimalisasi Non Tariff Measure (NTM)