Hanya Berselang Tiga Hari, KPK Tangkap Dua Kader PDIP
berita

Sumber Foto : wartaekonomi.co.id

28 November 2020 12:00

Watyutink.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna. Ketua KPK, Firli Bahuri dalam keterangannya, Jumat 27 November 2020 mengatakan Ajay ditangkap atas dugaan korupsi proyek pengadaan pembangunan Rumah Sakit di Cimahi.

Saat ditangkap, ditemukan pula sejumlah barang bukti berupa uang senilai Rp420 juta. Diduga uang tersebut adalah sebagiam dari kesepakatan pemberian fee proyek pengembangan RS Kasih Bunda, Cimahi yang mencapai Rp3,2 miliar. Namun belum diketahui secara pasti berapa nilai korupsi yang dilakukan pria kelahiran Bandung tahun 1966 itu. 

Firli menegaskan pihaknya masih mengusut dan terus mendalami kasus dugaan korupsi yang dilakukan Ajay. Ia meminta publik bersabar dan menunggu penjelasan lebih rinci setelah penyidik KPK tuntas melakukan tugasnya. 

Ajay diketahui adalah kader PDIP. Bahkan sebelum menjawan sebagai Walo Kota Cimahi, Ajay sempat menjadi Ketua DPC PDIP Kota Cimahi. Ajay juga sempat menduduki jabatan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Barat..

Penangkapan Ajay ini menambah daftar panjang kader PDIP yang terjerat kasus korupsi. Tiga hari sebelumnya, lembaga antirasuah itu juga menetapkan Andreau Misanta Pribadi. Meski sempat buron, staf khusus Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) itu akhirnya menyerahkan diri pada Kamis 26 November 2020. 

Andreau diketahui adalah politisi PDIP. Bahkan pada Pemilihan Umum (Pemilu) Andreau maju sebagai calon anggota DPR RI dari partai banteng moncong putih. Namun Andreau gagal melangkah ke Senayan. Politisi senior PDIP Arya Bima mengakui sempat menjadi mentor politik bagi Andreau.

Dalam struktur kepengurusan, Andreau pernah menjabat sebagai Kabiro Hubungan Antar Lembaga Perlengkapan dan Properti Badan Kebudayaan Nasional (BKN) Pusat PDIP. Namun Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah menegaskan saat ini Andreau sudah tidak aktif lagi di partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu. 

Juara satu urusan korupsi, memalukan! 

Tetaplah kritis membaca berita! 

SHARE ON

PILIHAN REDAKSI

search
close

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Gigin Praginanto

Pengamat Kebijakan Publik, Wartawan Senior

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia