Iuran BPJS Kesehatan Dipastikan Tidak Naik pada 2021
berita

Sumber Foto : Antara Foto

28 November 2020 16:13

Watyutink.com - Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Muttaqien memastikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak naik pada tahun depan. Muttaqien menyebut kenaikan iuran BPJS Kesehatan baru akan berlaku pada 2022.

Saat memberikan keterangan, Kamis 26 November 2020, Muttaqien rencana implementasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berbasis kebutuhan dasar kesehatan (KDK) dan kelas standar rawat inap baru akan dilaksanakan pada dua tahun mendatang. Sehingga sampai dengan 2021 iuran BPJS Kesehatan masih mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020.

Muttaqien menjelaskan layanan berbasis KDK adalah penyesuaian manfaat JKN yang berupa manfaat medis. Sementara penyesuaian manfaat nonmedisnya berupa implementasi kelas standar rawat inap.

Perubahan manfaat ini mempengaruhi tarif Ina CBGs atau besaran pembayaran klaim oleh BPJS Kesehatan kepada Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan. Hal ini dipastikan bakal mempengaruhi jumlah iuran peserta BPJS Kesehatan.

Terkait berepa besaran iuran atas layanan layanan berbasis kebutuhan dasar kesehatan (KDK) dan implementasi kelas standar, Muttaqien menuturkan akan dibahas pada 2021 mendatang.

Jika mengacu pada Perpres 64/2020 besaran iuran BPJS Kesehatan pada 2021 adalah kelas 1 sebesar Rp150.000, kelas 2 sebesar Rp100.000, dan kelas 3 sebesar Rp35.000. Pada 2021, besarnya iuran kelas 3 sebenarnya adalah Rp42.000. Namun pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp7.000 sehingga peserta hanya membayar Rp35.000.

Sementara itu, besaran iuran BPJS Kesehatan pada bulan Juli-Desember 2020 berdasarkan Perpres 64/2020 adalah kelas 1 sebesar Rp150.000, kelas 2 sebesar Rp100.000, dan kelas 3 sebesar Rp25.000.

Tetap saja naik, cuma diundur waktinya!

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON

PILIHAN REDAKSI

search
close

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Gigin Praginanto

Pengamat Kebijakan Publik, Wartawan Senior

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia