Jokowi Wajibkan Pejabat Negara Gunakan Bahasa Indonesia di Forum Internasional
berita

Sumber Foto : merdeka.com

09 October 2019 16:15

Watyutink.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengeluarkan peraturan yang mewajibkan pejabat negara, termasuk Presiden dan Wakil Presiden menggunakan Bahasa Indonesia saat berpidato dalam acara resmi. Aturan ini berlaku baik di dalam negeri maupun saat pejabat negara mengikuti acara di luar negeri.

Pada pernyataan yang dikutip dari laman resmi Sekretaris Kabinet (Setkab) Rabu (9/10/2019) disebutkan bahwa  Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 63 Tahun 2019 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia telah ditandatangani pada 30 September 2019. Perpres ini mempertimbangkan peraturan yang sebelumnya ada, yakni Perpres Nomor 16 Tahun 2010 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Pidato Resmi Presiden dan/atau Wakil Presiden serta Pejabat Negara Lainnya belum mengatur penggunaaan Bahasa Indonesia yang lain sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 40 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009.

Perpres tersebut mewajibkan penggunaan Bahasa Indonesia sesuai dengan kriteria dan kaidah yang baik dan benar. Selain dalam berpidato, Bahasa Indonesia yang baik dan benar juga harus digunakan dalam dokumen resmi negara, seperti surat keputusan, surat berharga, ijazah, surat keterangan, surat identitas diri, akta jual beli, surat perjanjian, dan putusan pengadilan.

Sedangkan penggunaan bahasa asing dalam perpres tersebut tetap bisa digunakan. Namun bahasa asing hanya untuk memperjelas pemahaman saat berpidato dalam Bahasa Indonesia. Perpres juga menyebutkan, dalam hal yang diperlukan, Presiden atau Wakil Presiden bisa berpidato dalam bahasa selain Bahasa Indonesia di forum internasional. Bahasa yang bisa digunakan sebatas bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yakni bahasa Inggris, Prancis, Cina, Rusia, Spanyol, dan Arab, serta bahasa lain sesuai dengan hukum dan kebiasaan internasional.

Menutupi kelemahan sendiri dengan membuat perpres!

Tetaplah kritis membaca berita!

(cp)

SHARE ON

search
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Gigin Praginanto

Pengamat Kebijakan Publik, Wartawan Senior

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

FOLLOW US

Jelang Pengumuman Kabinet, Mahfud MD Datangi Istana             Pelantikan Presiden, Stasiun Palmerah – Tanah Abang Tak Layani Penumpang Rute Rangkasbitung             Prabowo-Sandi & Rombongan Akan Hadiri Pelantikan Jokowi             Perkuat Investasi, Industri dan Ikatan Kewilayahan di ASEAN             Perubahan Nomenklatur Tak Efektif dalam Jangka Pendek             Ketergantungan pada Komoditas Dikurangi, Perbanyak Industri Olahan Berbasis Komoditas             Setia Ekspor Komoditas Alam, atau Diversifikasi Ekspor?             Perlu, Optimalisasi Non Tariff Measure (NTM)