Resmi Usung Menantu Jokowi di Pilkada Kota Medan, Partai Golkar Dinilai Pragmatis
berita

Sumber Foto: merdeka.com

05 July 2020 11:34

Watyutink.com - Langkah Bobby Afif Nasution untuk menjadi calon Wali Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) semakin terbuka. Pasalnya DPP Partai Golkar memutuskan mengusung menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada gelaran Pilkada Kota Medan, Desember 2020.

Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut), Ahmad Doli Kurnia Tanjung mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Bahkan   menurut Doli rapat dilakukan selama sepekan terakhir dengan tim seleksi dan Ketua Umum (Ketum) Partia Golkar.

Saat memberikan keterangan, Sabtu (4/7/2020) surat keputusan (SK) pencalonan Bobby tengah dipersiapkan. Nantinya pengumuman akan dilakukan bersamaan denagn pernyataan dukungan terhadap calon di 153 kabupaten/kota dan sejumlah provinsi.

Doli menuturkan saat ini pihaknya tengah menjajaki kemungkinan berkoalisi dengan partai lain. Selain itu proses sosialisasi dukungan terhadap suami Kahiyang Ayu itu juga segera dilakukan. Partai Golkar bertekad memenangkan pilkada di banyak kota/kabupaten dan provinsi, tak terkecuali Kota Medan.

Sementara itu Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun menilai dukungan Partai Golkar terhadap Bobby sangat prakmatis. Refly menyebut hal itu tak lepas dari status Bobby sebagai menanti Presiden Jokowi. Hal serupa juga terlihat dari dukungan partai berlogo beringin itu terhadap putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka pada Pilkada Kota Solo, Jawa Tengah. Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto adalah orang dekat Jokowi. Selain itu posisi Airlangga sebagai menteri juga membuat hubungannya dengan Jokowi lebih intens.

Refly menegaskan secara aturan tidak ada masalah Partai Golkar mencalonkan Bobby dan Gibran.  Namun hal itu membuat proses regenerasi menjadi terhenti. Refly pun menyayangkan Partai Golkar tidak memunculkan kader asli. Refly yakin, jika bukan menantu dan anak presiden, tak mungkin Partai Golkar mendukung Bobby dan Gibran.

Masihkah membantah adanya Politik Dinasti?

Tetaplah kritis membaca berita!
 

SHARE ON

search
close

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Gigin Praginanto

Pengamat Kebijakan Publik, Wartawan Senior

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia