Sebut Ganjar Pranowo Tak Punya Prestasi, PKB Ragukan Hasil Survei Indikator Politik
berita

Ganjar Pranowo/ Net

28 October 2020 14:35

Watyutink.com - Hasil survei calon presiden yang dirilis Indikator Politik Indonesia membuat heran sejumlah pihak. Pasalnya hasi survei yang diumumkan pada Minggu 25 Oktober 2020 itu menempatkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di posisi teratas. Politisi PDIP itu mengalahkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subanto dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid mempertanyakan hasil survei tersebut. Jazilul menganggap hasil survei Indikator Politik aneh lantaran kepopuleran Ganjar tiba-tiba menyalip Prabowo dan Anies. 

Saat memberikan komentar Selasa 27 Oktober 2020, Jazilul menyebut selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, tidak melihat prestasi dari seorang Ganjar Pranowo. Jazilul pun meragukan  objektivitas survei yang dilakukan Indikator Politik. 

Namun Jazilul mengaku tidak mempermasalahkannya. Pasalnya Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 masih lama. Menurutnya terlalu dini membahas Pilpres saat ini.

Sebelumnya, Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei calon presiden pilihan warga selama pandemi virus corona atau Covid-19. Hasil survei menempatkan Ganjar di posisi teratas dengan perolehan suara 18,7 persen. Disusul Prabowo 16,8 persen dan Anies 14,4 persen. 

Padahal survei serupa yang dilakukan pada Februari dan Juli 2020 Ganjar berada di posisi ketiga dibawah Prabowo dan Anies. Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi mengakui posisi Ganjar semula kalah dibanding dua rivalnya itu. 

Namun sejak Juli 2020, posisi Prabowo tertekan dan Anies stagnan. Sebaliknya, Ganjar justru melesat. Burhanuddin menyatakan responden menilai Ganjar  sebagai sosok yang konsisten. Sehingga  elektabilitasnya terus menanjak selama empat kali perhitungan survei.

Hasil lengkap survei Indikator Politik Indonesia adalah Ganjar Pranowo 18,7 persen, Prabowo Subianto 16,8 persen, Anies Baswedan 14,4 persen, Sandiaga Salahuddin Uno 8,8 persen, dan Ridwan Kamil 7,6 persen. 

Selanjutnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 4,2 persen, Khofifah Indar Parawansa 4,0 persen, Gatot Nurmantyo 1,4 persen, Mahfud MD 1,3 persen dan Airlangga Hartarto 1,2 persen. 

Sedangkan tokoh lain, seperti Puan Maharani, Erick Thohir, Tito Karnavian, Muhaimin Iskandar dan Budi Gunawan memperoleh suara kurang dari 1 persen. 

Pilpres masih lama, lagian rakyat sudah mulai nggak percaya survei. 

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON

search
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Gigin Praginanto

Pengamat Kebijakan Publik, Wartawan Senior

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia